Weekend Night S-News (Stock News) - PT ANTAM (Persero) Tbk.

Selamat malam para investor, seperti yang kita ketahui Jum’at adalah hari terakhir dalam satu pekan untuk jam kerja pasar saham, berhubungan dengan itu maka pada malam weekend ini untuk melengkapi penutupan pasar saham mingguan kami Investor Club FEB UNS akan memberikan sedikit ulasan dan analisis seputar emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, kebetulan pada kesempatan malam ini kami akan mengulas PT ANTAM (Persero) Tbk 


Profil PT ANTAM (Persero) Tbk
PT ANTAM (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1968, ANTAM adalah perusahaan milik negara dari hasil penggabungan beberapa perusahaan pertambangan dan proyek pertambangan milik negara, yaitu Perusahaan Pertambangan Umum Negara, Perusahaan Pertambangan Bauksit Negara, Perusahaan Pertambangan Emas Tjikotok, Perusahaan Logam Mulia Negara, PT Nickel Indonesia, Proyek Berlian dan proyek lainnya di bawah Bapetamb. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22/1968, Perusahaan didirikan sebagai Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang pada tanggal 5 Juli 1968. Pendirian tersebut diumumkan dalam Lampiran No. 36, BNRI No. 56, tanggal 5 Juli 1968. Pada tanggal 14 September 1974, status Perusahaan diubah dari Perusahaan Negara menjadi milik Negara (Persero) dan dikenal dengan nama "Perusahaan Perseroan (Persero) Aneka Tambang". Perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana dengan menjual 35% sahamnya kepada masyarakat dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1997. Dana yang diperoleh dari IPO tersebut digunakan untuk mendukung ekspansi proyek feronikel III. ANTM juga listing emitennya di Australia.
  
Fundamental Analysis

Penjualan Q2 2016 ke Q2 2017 mengalami penurunan sebanyak 27.66%. Pendapatan bersih yang diperoleh ANTM pada Q2 tahun 2017 juga menurun sebanyak Rp 507,130,721,000 dibandingkan dengan Q2 tahun 2016. Pendapatan ini mencatat laba bersih Rp -496,100,042,000 menurun dibanding dengan Q2 tahun 2016 yaitu Rp 11,030,679,000. Pada saat terbitnya laporan keuangan Q2 2017 tersebut ANTM cukup mengalami kesulitan hingga mengalami bearish untuk beberapa hari, berbeda dengan Q1 2017 ANTM yang sempat mengalami bullish karena laporan keuangannya lebih baik daripada Q1 2016.
Kemudian yang cukup menarik di sini, ‘kehancuran’ ANTM tersebut dari sentimen atas laporan keuangan yang buruk ANTM tidak segampang itu melanjutkan penurunan harga sahamanya, karena ada banyak faktor lain yang menopang ANTM untuk tetap stabil di harganya pada saat itu, di antaranya tertolong oleh kenaikkan harga Nikel dan Timah di dunia karena keduanya merupakan produk utama yang diproduksi oleh ANTAM, serta permasalahan divestasi saham PT Freeport Indonesia. Dengan begitu, ANTM tidak mudah mengalami bearish meskipun dengan laporan keuangan yang buruk di Q2 2017nya hingga mengalami minus Laba Bersih.
ANTM saat ini berada di valuasi 0.61x PBV lebih murah dibandingkan sektornya dengan rerata 3.33x, PER tahunan 12.40x masih lebih murah dibanding sektornya yaitu 16.25x, mencerminkan harga diskon untuk sebuah perusahaan yang masih sangat profitable dan stabil, ROA tahunan 3.94x dan sektor 7.69x cukup rendah untuk emiten BUMN, namun masih tetap stabil dibanding tahun 2015 selama 12 bulan ROAnya minus, di tahun 2016 ANTM merubah ROA tersebut menjadi stabil dan hingga 2017 ini masih stabil, namun hanya sedikit gangguan saja di Q2 ini, begitu halnya dengan ROE, ROE tahunan untuk ANTM yaitu 14.69 sedikit unggul dibanding sektornya 13.89, DERnya untuk Q2 2017 mengalami penurunan dibanding Q2 2016 sebanyak 30%.

Technical Analysis
Berikut adalah ANTM chart untuk weekly.

Terlihat sejauh ini MA 10 belum mengindikasikan untuk membentuk golden cross, timing yang sempurna untuk akumulasi dan averaging down saham ini.

Posisi masih sideways, namun asing masih keep saham ini karena sentimen divestasi PT Freeport Indonesia yang masih belum terselesaikan.


Berdasarkan analisis dari tim kami, Investor atau Swing-Trader dapat melakukan
Buy On Weakness
Atau beli secara berkala ketika harga turun (Averaging Down) jika sudah memiliki ANTM. Batasi strong support di 640 (lakukan cutloss apabila breakdown) , lakukan Entry di 645-660 ketika tersentuh TP terdekat yaitu 700, wait and see apabila breakout dari R1. Saat ini merupakan timing yang tepat selagi ANTM masih mendiskontokan harga saham serta didukung dengan sentimen-sentimen yang kuat dan efeknya hingga jangka waktu yang panjang. Segala keputusan Swing-Trader atau Investor baik keuntungan maupun kerugian dari analisis kami
DISCLAIMER : ON
 Akhir kata, kami berusaha menyajikan data yang tepat serta analisis yang rinci dan akurat dengan sumber referensi emiten ini dari sumber - sumber yang resmi. Segala keputusan investasi kami tanggung jawabkan kepada masing-masing investor. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan di lain hari, Terima Kasih.
Salam Investor Club FEB UNS.

#PosperandHappy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages