Weekend Night S-News (Stock News) - PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga



Salam cuan para investor, kami dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret akan memaparkan sebuah analisis untuk salah satu satu emiten yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, oleh karena itu pada kesempatan ini kami akan mengulas analisis PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga.


 PROFIL PERUSAHAAN


PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk adalah bank komersial yang terletak di Indonesia. Kegiatan usaha Bank bergerak dalam bidang tabungan, meliputi rekening tabungan, rekening simpanan, dan rekening giro; pinjaman, yang menawarkan berbagai fasilitas kredit seperti investasi kredit, kredit karyawan, fasilitas kredit perkreditan, dan masih banyak lagi. Kemudian juga ada layanan perbankan lainnya seperti garansi, surat kredit, safe deposit box, dan layanan pembayaran. Bank didukung oleh cabang bank dan sub cabang yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Bandar Lampung, Jambi, Bandung, Semarang dan Balikpapan. Selain itu, ia memiliki kantor kas, payment point dan automated teller machines (ATM).

ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL
Saham AGRO akan dianalisis menggunakan metode valuasi harga dan charting untuk memperkirakan tindakan selanjutnya kepada saham ini, entah itu sell, buy, atau hold.
1. Rasio Profitabilitas
Gross Profit Margin yang dihasilkan oleh AGRO pada perkiraan akhir tahun ini adalah 0.18% dengan sektor finance 3.13%. Dalam rata-rata 5 tahun AGRO berada di Gross Profit Margin 0.17% dan sektor finance tetap berada di atas Gross Profit Margin milik AGRO yaitu 2.99%. Gross Profit Margin AGRO masih 17x di bawah sektor finance.
Operating Income Ratio AGRO pada perkiraan akhir tahun ini perusahaannya berada di 31.67%, industri 37.64%, dan sektor keuangan di 36.39%. Untuk rata-rata Operating Income Ratio milik AGRO perusahaannya berada di 26.47% industrinya di 42.91%, dan sektor keuangan di 40.66%. Operating Income AGRO masih di bawah rata-rata sektor keuangan.
Net Profit Margin AGRO perkiraan akhir tahun ini 22.83%, industri 29.96%, dan sektor keuangan di 29.14%. Dalam rerata 5 tahun terakhir ini, semua profitabilitas ratio sudah dirata-rata menjadi 19.03% untuk perusahaannya, industrinya 33.77%, dan sektor keuangan 32.23%. AGRO masih tertinggal dalam Net Profit Marginnya dibanding sektornya.
2. Efektivitas Manajemen
PER, Q3 2017 81.2x, Q3 2016 34.6x, dan Q3 2015 12.8x
Terlihat dari perbandingan PER, AGRO saat ini berada di harga yang sangat mahal jika dibandingkan secara YoY, bahkan hampir 8x harga wajarnya.

PBV, Q3 2017 3.6x, Q3 2016 2.6x, dan Q3 2015 0.7x
Price to Book Value juga meningkat secara YoY, harga AGRO terlalu tinggi untuk saat ini jika menggabungkan PBV dan PER.
DER, Q3 2017 3.6x, Q3 2016 6.2x, dan Q3 2015 0.5x
AGRO mengalami penurunan jumlah liabilitas, dari tahun sebelumnya dan karena inilah harga saham ini mengalami harga yang mahal untuk saat ini, dikarenakan AGRO membayar utangnya untuk mengecilkan DERnya walaupun begitu, AGRO tetap masih memiliki liabilitas yang banyak dan harus dipangkas lagi ke titik wajarnya yaitu 1x untuk sektor keuangan.
ROA, Q3 2017 1x, Q3 2016 1x, dan Q3 2015 0.9x
ROA AGRO masih stabil, walaupun tidak banyak seperti mencapai dua kali lipat atau di atas itu, akan tetapi dari segi sektor dan industrinya yang mencapai 244% dan sektor 254%, AGRO masih harus meningkatkan ROAnya lagi agar saham ini lebih menarik.
ROE, Q3 2017 4.4x, Q3 2016 7.6x dan Q3 2015 5.4x
Pada Q3 2016 AGRO memiliki ROE sebesar 7.6x, kemajuan yang bagus untuk AGRO dari Q3 2015 dengan ROE 5.4x, akan tetapi AGRO mengalami penurunan ROE untuk Q3 2017, yaitu 4.4x, padahal sektor keuangan ROEnya mencapai 15.11x dan industrinya 15.75x, AGRO tertinggal dalam ROEnya dan kurang menarik jika masih di bawah nilai wajarnya yaitu 10x
DIVIDEN
Untuk jangka panjang (invest) saham ini memiliki rasio dividen yield sebesar 0.22x, sementara industri 1.88x dan sektornya 1.86x. Terlihat dari angka ini, saham ini memiliki distribusi dividen yang sedikit untuk para stockholdernya, sehingga untuk investasi jangka panjang dan mengincar dividen, tidak akan begitu terasa income para investor atau trader dari saham ini.
PENDAPATAN Q3 2017 vs Q3 2016
Penjualan pada Q3 2017 sebesar Rp904,103,000,000.00, Harga Pokok Penjualan sebesar nol, namun HPP dibebankan kepada Biaya Operasional yang mencapai Rp777,223,000,000.00. Sehingga setelah dikurangi oleh pos-pos yang lain, Pendapatan bersih untuk Q3 2017 AGRO adalah Rp 101,825,000,000.00.
Penjualan pada Q3 2016 sebesar Rp690,022,403,000.00, Harga Pokok Penjualan Rp395,030,775,000. Biaya Operasional Rp194,376,866,000.00. Kemudian setelah dikurangi oleh pos-pos yang lain, Pendapatan bersih untuk Q3 2016 AGRO adalah Rp 82,108,752,000.00.



Daily Chart AGRO mengalami konsolidasi untuk waktu yang panjang, akan tetapi Support masih belum breakdown, dan tetap terjaga di titik Support 2 dalam konsolidasi tersebut, asing sudah mulai melakukan akumulasi selling namun yang menarik di sini saham ini tetap bertahan di titik Support keduanya, dari chart tersebut volume buyer belum mulai mengakumulasi, dan titik MA 5 belum memotong MA 10 untuk membentuk goldencross.


Berdasarkan analisis dari tim kami, Investor atau Swing-Trader dapat melakukan
Sell or Long-term Hold
Batasi strong support di 510 (lakukan cutloss apabila breakdown) , Entry di 540-550 ketika tersentuh TP terdekat yaitu 555, wait and see apabila breakout dari R1. Dilihat dari segi penjualan, AGRO mengalami pertumbuhan peminat dari para debitur, sehingga cukup memungkinkan AGRO akan bull nantinya, namun untuk saat ini dari segi analisis kami ketika mempertimbangkan valuasi dan chart, kenaikkan penjualan belum cukup untuk membuat saham ini naik dalam waktu jangka pendek. Segala keputusan Swing-Trader atau Investor baik keuntungan maupun kerugian bukan merupakan tanggung jawab dari analisis kami
DISCLAIMER : ON

Akhir kata, kami berusaha menyajikan data yang tepat serta analisis yang rinci dan akurat dengan sumber referensi emiten ini dari sumber - sumber yang resmi. Segala keputusan investasi kami tanggung jawabkan kepada masing-masing investor. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan di lain hari, Terima Kasih.
Salam Investor Club FEB UNS.
#PosperandHappy



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages